Warga Putat Lor Geger, Oknum Kasun Diduga Digerebek Warga Lakukan Perbuatan Mesum di Kantor Desa

Kriminal 16 Aug 2026 21:02 2 min read 55 views By Editor Delis

Share berita ini

Warga Putat Lor Geger, Oknum Kasun Diduga Digerebek Warga Lakukan Perbuatan Mesum di Kantor Desa
Gresik, 16 Agustus 2026, Sumbanews.site, Masyarakat Desa Putat Lor, Kecamatan Menganti, Kabupaten Gresik digegerkan dengan dugaan peristiwa tidak seno...

Gresik, 16 Agustus 2026, Sumbanews.site, Masyarakat Desa Putat Lor, Kecamatan Menganti, Kabupaten Gresik digegerkan dengan dugaan peristiwa tidak senonoh yang menyeret seorang oknum Kepala Dusun (Kasun) dan seorang perangkat desa. Peristiwa tersebut diduga terjadi di lingkungan Balai Desa Putat Lor pada *Jumat, 14 Agustus 2026 malam*.

 

 

Informasi yang dihimpun, malam itu berlangsung kegiatan rapat Karang Taruna di pendopo Balai Desa Putat Lor. Usai kegiatan, sejumlah warga mencurigai adanya aktivitas di sekitar halaman balai desa.

 

 

Kecurigaan menguat setelah warga melihat sebuah sepeda motor terparkir di area samping balai desa, tepatnya di dekat kamar mandi. Karena khawatir terjadi pencurian aset desa, warga kemudian memeriksa salah satu ruangan yang dalam kondisi gelap dan tidak terkunci.

 

 

Dengan bantuan cahaya ponsel, warga mendapati dua orang di dalam ruangan tersebut. Seorang warga yang enggan disebut namanya membenarkan adanya penggerebekan tersebut.

 

 

“Benar ada peristiwa penggerebekan yang dilakukan warga terhadap salah satu oknum kepala dusun. Lebih jelasnya silakan tanya kepada Pak Sekdes karena beliau ada di lokasi saat kejadian,” ujar warga tersebut, Sabtu (15/8/2026).

 

 

Berdasarkan informasi warga, laki-laki yang dimaksud berinisial *S* yang disebut menjabat sebagai Kepala Dusun Kletak, dan perempuan berinisial *Y* yang disebut sebagai perangkat Desa Kepatihan, Kecamatan Menganti.

 

 

Peristiwa ini sontak menjadi pembicaraan warga hingga larut malam. Pasalnya kejadian diduga berlangsung di lingkungan kantor pemerintahan desa yang seharusnya menjadi tempat pelayanan dan contoh bagi masyarakat.

 

 

Warga berharap pemerintah desa dan pihak berwenang segera melakukan klarifikasi dan pemeriksaan secara objektif. Jika dugaan tersebut terbukti, warga meminta adanya tindakan tegas sesuai aturan yang berlaku.

 

 

“Warga meminta Kasun untuk mundur. Perangkat desa seharusnya memberikan contoh yang baik kepada masyarakat, bukan justru menimbulkan persoalan di kantor desa,” tegas warga.

 

 

Hingga berita ini diturunkan, upaya konfirmasi kepada Sekdes Putatlor *Junaedi Ahmad*, Pj Kepala Desa Putatlor *Eko*, dan Camat Menganti *Bagus Arif Jauhari* melalui pesan WhatsApp belum mendapat tanggapan.

 

 

Masyarakat kini menunggu kejelasan dan proses lebih lanjut dari pemerintah desa dan pihak terkait agar persoalan ini ditangani secara transparan sesuai fakta dan ketentuan hukum yang berlaku.

 

Nur Hasan 

Sumba News

Recent Articles

Popular Articles